Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Kota Probolinggo

Sosialisasi “MILLENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL”

 

KANIT DIKYASA Lantas Kota Probolinggo Breni Raharjo, A.Md.Pi..SH.
berkesempatan hadir dan menjadi narasumber kegiatan ini. Sosialisasi Ini dilaksanakan, Jum’at 22 Februari di ruang kelas B dan C gedung kampus STAIMP Kota Probolinggo.

Hal – hal penting yang di sampaikan terkait pngendara atau pengguna jalan khususnya para remaja usia 20 sampai 35 tahun atau biasa disebut kaum Millenial yang disampaikan oleh Kanit DIKYASA Lantas Kota Probolinggo ada tiga permasalahan lalu lintas yang besar diantaranya :
kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yg angkanya naik ditahun 2018-2019 Hal itu disebabkan oleh pertumbuhan kendaraan yang tiap tahun meningkat dan tidak diimbangi dengan ketersediaan jalan yang mencukupi bagi kelancaran transportasi.

Tetapi hal penting yang menjadi penyebabnya adalah manusia terutama pada sikap dan etika berlalulintas yang masih tergolong rendah seperti tidak patuh aturan lalu lintas, ego yang tinggi dan sama-sama tidak mau mengalah di antara pengguna lalu lintas. Maka perlu disosialisasikan mengenai etika berlalulintas di jalan raya yang baik.

Sesuai dengan UU Lalu Lintas No. 22 tahun 2009 mengenai Etika Berlalulintas yang isinya antara lain:

1. Setiap pengguna jalan wajib berperilaku tertib.

2. Setiap pengguna jalan wajib mencegah adanya gangguan keamanan, ketertiban dan kenyamanan berlalulintas.

3. Pengemudi wajib mematuhi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan APIL (alat pemberi isyarat lalulintas).

Untuk itu Pengemudi kendaraan harus komitmen terhadap keselamatan berlalu lintas seperti :

Siap mentaati peraturan lalu lintas seperti menyalakan lampu depan pada sepeda motor di siang hari demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Siap kondisi pengemudi saat berkendaraan seperti kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK dan tanda nomor kendaraan, sehat jasmani dan rohani.

Siap kondisi kendaraan bermotor seperti kunci roda, klep, kotak obat, knalpot harus standar, kaca spion dan helm.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan bagi mahasiswa atau kaum Mellenial sebagai generasi muda agar mentaati peraturan lalulintas demi terciptanya tertib berlalulintas dan keselamatan pengguna jalan serta sebagai contoh yang baik kepada pengguna jalan yang lain. (smbg)